Turikale — Pemerintah Kabupaten Maros resmi memulai pembangunan kawasan wisata terpadu di Turikale yang diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan dan pendorong perekonomian lokal.
Kawasan Wisata Terpadu
Proyek ini mencakup taman rekreasi keluarga, pusat kuliner khas Maros, dan area pameran UMKM.
Bupati Maros menyatakan bahwa kawasan ini akan menjadi ikon baru kota yang menggabungkan konsep wisata edukasi, budaya, dan hiburan.
Dukungan Infrastruktur
Selain membangun fasilitas wisata, pemerintah juga memperbaiki akses jalan menuju lokasi, menambah rambu penunjuk, dan memperluas area parkir untuk kenyamanan pengunjung.
Proyek ini diharapkan tuntas pada akhir 2025 dengan melibatkan kontraktor lokal untuk mendorong ekonomi setempat.
Peluang bagi UMKM
Kawasan wisata ini akan menyediakan kios dan stan untuk pelaku UMKM yang menjual produk khas seperti jajanan tradisional dan kerajinan tangan.
“Kami siap ikut berjualan di sini, semoga ramai pengunjung,” ujar Sitti, pengrajin anyaman bambu asal Turikale.
Promosi Digital
Pemerintah daerah juga menyiapkan strategi promosi digital melalui media sosial dan kerja sama dengan influencer untuk memperkenalkan kawasan wisata Turikale ke publik nasional.
Langkah ini diharapkan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pengelolaan Berkelanjutan
Kawasan wisata akan dikelola dengan konsep ramah lingkungan, termasuk pengelolaan limbah, penggunaan energi terbarukan, dan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.
Program edukasi lingkungan juga akan menjadi bagian dari aktivitas wisata di kawasan ini.
Partisipasi Masyarakat
Warga Turikale diundang untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan pelayanan di kawasan wisata sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung.
Pemerintah menargetkan penciptaan lapangan kerja baru dari proyek ini.
Baca Juga :
Hujan Deras Guyur Maros, Turikale Terendam Banjir Hingga 1 Meter
Penutup
Pembangunan kawasan wisata terpadu di Turikale menjadi langkah penting dalam mengembangkan potensi pariwisata Maros sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Dengan dukungan masyarakat dan strategi promosi yang tepat, Turikale berpotensi menjadi destinasi unggulan di Sulawesi Selatan.


